Mbakku pernah bilang, di dunia SMA kamu bakalan nggak punya sahabat yang memang seorang sahabat ketika apa yang kamu dapet waktu SMP. Dimana kamu bakal bingung mau curhat ke siapa, mau cerita ke siapa kalau lagi jatuh cinta ataupun punya masalah. Mau melampiaskan semua. dan tentunya berharap sahabat itu selalu peka sama kita, selalu perhatian dan selalu nerima kita apa adanya. ya ini diri kita. ini aku apadanya. Katanya sih gitu.
Pertamanya aku ngerasa, "Ah masa sih?" Aku punya sahabat yang pasti bakalan satu SMA sama aku. pikirku dulu. Yup, memang benar. akhirnya aku satu sekolah sama sahabat karibku. sangat karib. Dayu. Aku satu SMA sama dia di SMAN 1 Yogyakarta.Aku berpikir, tuh kan. aku ada sahabat yang sangat karibku. Dayu.
Tapi ternyata kita nggak sekelas. Oke, aku pikir aku bisa main ke kelasnya setiap pagi siang jam istirahat dan waktu pulang. tapi ternyata dunia SMA itu beda. kita dituntut untuk sibuk. Event dimana-mana. Bahkan ketika kamu gak ada eventpun, harus ngerjain tugaslah apa lah. huh. Dan aku susah banget atur jadwal buat ketemu sama Dayu. padahal kita satu sekolah. satu lorong. Tapi... ya inilah SMA.
Aku pikir, aku punya kelas. aku bakalan punya sahabat dekat. Benar sekali. aku punya 7 sahabat dekat sekarang. udah kurang lebih 6 bulan aku bareng mereka. kami tergabung dalam 1 ekstrakulikuler yang sama. yaitu TONTI.
Aku, Khansa. Anak cupu dari SMPN 5 Yogyakarta. Waktu SMP aku sangat cupu,nggak gaul,unsos. aku nggak kenal ini nggak kenal itu. Di SMA aku mencoba untuk berubah. di SMA 1 inilah tempatnya. mulai dari awal aku coba untuk merubah diriku. menjadi suka bergaul. mungkin di dalam diriku sebenernya aku itu orang yang pandai bergaul. Mungkin...... Di SMA aku coba ikut kegiatan2 kayak TONTI dan Theater. Aku seneng keterima dua duanya dan aku bisa join itu. Aku seneng dapet temen-temen banyak sekarang. entah di Tonti maupun di theater. Tapi jujur, apa yang ada di benak mereka ya? apakah mereka bilang, "Ah Khansa ngapain sih. dia kan anak goa dari SMP" atau "Hebat sekali anak ini. dulunya anak goa sekarang bisa ikut beberapa kegiatan"
Aku pernah curhat sesuatu ke sahabat deketku di kelas. aku pengen cari pengalaman baru. Sesuatu yang baru yang menyangkut dengan adek kelas besok. tapi anehnya dia bilang, "Ah kamu pengen dikenal adek kelas ya? Pengen eksis ya?" Dengan muka yang... ya menurutku serius. Sebenernya nggak terlintas dipikiranku buat itu. sebenernya aku pengen bilang kata, "Nggak!" dengan nada yang keras. Tapi, apa daya. Aku nggak mau punya masalah lagi. Aku nggak mau kehilangan sahabat. Aku cuma bisa ketawa sambil bilang, "Enggaklah. Aku cuma pengen cari pengalaman." Tapi jujur, dalam hati agak sakit. kenapa sih anak goa waktu SMP ketika mau cari pengalaman baru di SMA malah dibilang pengen terkenal? apa bisa pengalaman baru itu bikin terkenal? Aku pengen cari pengalaman dimana di SMP aku nggak bisa ngelakuin itu.
Anak SMA itu juga nggak sepolos anak SMP. yaiyalah. Mereka nggak pandang bulu kalo mau nggalakin. sahabatnya sekalipun. Di SMP? sangat terlihat tembok pembatas kegalakan antara sahabat dan teman biasa. Tapi di sini siapapun bisa digalakin. Entah, tapi aku bukan tipe orang yang bisa seperti itu. Jiwaku masih anak kecil yang nggak tega nggalakin sahabat sendiri. takut dimusuhin kalo dulu. sekarangpun juga. aku nggak pernah tega nggalakin temen. aku takut dimusuhin....atau dibicarin dari belakang. itu bisa terjadi kapanpun di dunia SMA.
Ketika hendak curhat ketika sedang jatuh cintapun susah di SMA. mana yang akan kita percaya? mana yang akan menanggapi ceritaku? Susah. 7 sahabat. Tapi...aku tidak tau mana yang bisa diajak curhat untuk soal-soal seperti itu. Mungkin batin mereka bilang, apaan sih. kayak anak kecil kalau curhat masalah seperti itu.
beda kalau di SMP, aku curhat soal hal remehpun selalu ditanggapin.
di SMA kita harus pandai menempatkan diri. Aku bersyukur bisa bertemu dengan 7 sahabatku. sangat berterimakasih sudah dipertemukan dengan mereka.
Tapi menurut ceritaku di atas. aku bisa menyimpulkan. ya,memang benar kata Mbakku. di SMA kita tidak bisa mendapatkan seorang sahabat yang benar benar bisa melakukan apa yang kamu inginkan. tidak ada yang benar benar dekat dimana terkadang hanya ada kamu dan seorang sahabatmu. Individual tepatnya. di SMA kita dilatih untuk mandiri. Tapi jiwaku masih seperti anak kecil yang belum bisa. Tapi mencoba bisa. Itulah aku, Khansa. Anak goa dari SMPN 5 Yogyakarta yang sedang dan terus mencari pengalaman di dunia barunya, SMAN 1 Yogyakarta.
Khansa, Anak goa :3
Selasa, 09 April 2013
Rabu, 09 Januari 2013
Cuma Inget
Oke, udah beberapa bulan ini Aku lupa sama yang namanya "Imut"
tapi nggak tau kenapa aku jadi inget sama dia lagi. Walau jujur, aku udah ilfeel banget. bukannya aku nggak nerima dia apa adanya. tapi ini beda dari yang lain. kasusnya beda bgt dari yang lain. gimana sih perasaanmu kalau dia aja gak mau deket-deket sama yg namanya cewe?Oke, yang tau mungkin secret saja.
Aku masih inget :) waktu kamu cuma sekedar sms yang "nggak penting" tapi lama-lama menjadi "sangat penting" bagiku. Aku tau itu cuma dijadiin awal untuk pembicaraan. sama kayak aku yang sms "nggak penting" untuk awal sebuah pembicaraan.....bukan di dunia nyata.
Kamu sekarang udah sukses. udah keren. Masihkah kamu minder sama orang "nyebelin" itu? haha. Kamu udah jauh di atas. bahkan jauh di atasku. kamu... yaah gitu. Masih ingatkah kamu? Awal yang membujukmu ikut sebuah organisasi itu? Aku masih inget di inbox-inbox itu. yang sekarang udah hilang. Aku nggak nyangka kamu akan sesukses itu. Selamat. Aku salut banget sama kamu!
Semoga suatu saat nanti kita ketemu lagi. Ketemu dalam konteks yang sama. dimana aku sama kamu gak saling menyombongkan diri. Dimana kita bisa sering ngobrol lagi... di dunia maya ataupun dunia nyata :) amin.
tapi nggak tau kenapa aku jadi inget sama dia lagi. Walau jujur, aku udah ilfeel banget. bukannya aku nggak nerima dia apa adanya. tapi ini beda dari yang lain. kasusnya beda bgt dari yang lain. gimana sih perasaanmu kalau dia aja gak mau deket-deket sama yg namanya cewe?Oke, yang tau mungkin secret saja.
Aku masih inget :) waktu kamu cuma sekedar sms yang "nggak penting" tapi lama-lama menjadi "sangat penting" bagiku. Aku tau itu cuma dijadiin awal untuk pembicaraan. sama kayak aku yang sms "nggak penting" untuk awal sebuah pembicaraan.....bukan di dunia nyata.
Kamu sekarang udah sukses. udah keren. Masihkah kamu minder sama orang "nyebelin" itu? haha. Kamu udah jauh di atas. bahkan jauh di atasku. kamu... yaah gitu. Masih ingatkah kamu? Awal yang membujukmu ikut sebuah organisasi itu? Aku masih inget di inbox-inbox itu. yang sekarang udah hilang. Aku nggak nyangka kamu akan sesukses itu. Selamat. Aku salut banget sama kamu!
Semoga suatu saat nanti kita ketemu lagi. Ketemu dalam konteks yang sama. dimana aku sama kamu gak saling menyombongkan diri. Dimana kita bisa sering ngobrol lagi... di dunia maya ataupun dunia nyata :) amin.
Langganan:
Postingan (Atom)