Sabtu, 31 Desember 2011
I Love Josh Groban
Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban Josh Groban
Selasa, 27 Desember 2011
Teringat dan Ingin lagi :9
Teringat ini. Terimakasih banyak untuk Bapakku juga Ibuku yang sudah mengabulkan permintaan anaknya yang muluk ini. Semoga aku bisa membalas ini semua :D Thanks a lot!
Higher Window - Josh Groban
For all the times I tried for this
And every chance at you, I missed
I've been known to go my way
But I confess
It made me miss you more
I drew my line across the sky
And set my flag in no man's land
But here I am the one man band
With a song that’s meant for two
And there is a light from a higher window
Shining down on you tonight
And the music floats on the breeze
Bringing an easier time
And all of our cards are on the table
Tell me what you want to do
Just don’t tell me that it’s too late
For me to love you
How perfect we were meant to be
Our warm and silent symmetry
It’s times like these when all
All we need is to be reminded
Oh, and I’ve flown a thousand miles
To empty room and crowded aisles
And we went from cathedral bells
To show and tell and wish you wells
And I still look at you and I am blinded I am blinded
Because there is a light from a higher window
Shining down on us tonight
And the music floats on the breeze
From an easier time
And all of our cards are on the table
Tell me what you want to do
Just don’t tell me that it’s too late
Don’t tell me that it’s too late now
Just don’t tell me that it’s too late
For me to love you
And every chance at you, I missed
I've been known to go my way
But I confess
It made me miss you more
I drew my line across the sky
And set my flag in no man's land
But here I am the one man band
With a song that’s meant for two
And there is a light from a higher window
Shining down on you tonight
And the music floats on the breeze
Bringing an easier time
And all of our cards are on the table
Tell me what you want to do
Just don’t tell me that it’s too late
For me to love you
How perfect we were meant to be
Our warm and silent symmetry
It’s times like these when all
All we need is to be reminded
Oh, and I’ve flown a thousand miles
To empty room and crowded aisles
And we went from cathedral bells
To show and tell and wish you wells
And I still look at you and I am blinded I am blinded
Because there is a light from a higher window
Shining down on us tonight
And the music floats on the breeze
From an easier time
And all of our cards are on the table
Tell me what you want to do
Just don’t tell me that it’s too late
Don’t tell me that it’s too late now
Just don’t tell me that it’s too late
For me to love you
Truk Box Pengungsian
Saat itu aku udah selesai ngungsi dari rumah Mbah di Kebumen dan Penarusan. Saatnya balik ke Jogja. Jogja masih ga banyak listrik. masih redup-redup. Di Jl. Bima permuahanku, tepatnya di kawasanku, tetanggaku meminjamkan truk box besar untuk tidur. Anak-anak tidur disana. Nggak banyak yang tidur di sana. karena hanya kawasanku aja. di sana kira-kira ada 8 anak. Di truk box itu lengkap, ada Kasur empuk, guling (punya sendiri ), banyal ( punya sendiri ). kerennya ada TV dan PSnya lhoh. tiap hari kerjaannya main PS aja. pinjem listrik dari rumah yang deket dari parkiran truk box itu.
Suatu malam, aku udah tidur di box itu. Aku takut. Akhirnya hari pertama aku tidur di truk box itu gagal. aku pindah ke mobil dan tidur disana bareng orang tuaku.
Hari kedua kesempatan aku tidur di truk box itu aku SUKSES!
Hari ketiga. aku udah tidur di truk box itu. Waktu itu giliran posisi tidurnya, nah di hari ketiga ini giliranku tidur deket pintu. Sampingku adalah Nadya. Malam hari udah yaa lewat jam 1 pagi, tiba-tiba aku ngeliat Nadya dibawa sama orang. Kaget! ternyata setelah aku lihat itu bapaknya, hehehe. Abis itu aku juga ngerasa dibawa. Ya, bapaknya Nadya yang nggotong. Bangun-bangun aku kaget aku udah ada di garasinya Nadya. Yaa bener banget, kalo aku masih tidur di box itu paginya aku masih bangun ga ya? masalahnya posisinya emg nggak cocok buat anak sekecil aku sama Nadya...
Well, itu adalah cerita saat pengungsian. Hampir tiap hari makannya mie rebus atau mie goreng. Tapi seru ;)
Suatu malam, aku udah tidur di box itu. Aku takut. Akhirnya hari pertama aku tidur di truk box itu gagal. aku pindah ke mobil dan tidur disana bareng orang tuaku.
Hari kedua kesempatan aku tidur di truk box itu aku SUKSES!
Hari ketiga. aku udah tidur di truk box itu. Waktu itu giliran posisi tidurnya, nah di hari ketiga ini giliranku tidur deket pintu. Sampingku adalah Nadya. Malam hari udah yaa lewat jam 1 pagi, tiba-tiba aku ngeliat Nadya dibawa sama orang. Kaget! ternyata setelah aku lihat itu bapaknya, hehehe. Abis itu aku juga ngerasa dibawa. Ya, bapaknya Nadya yang nggotong. Bangun-bangun aku kaget aku udah ada di garasinya Nadya. Yaa bener banget, kalo aku masih tidur di box itu paginya aku masih bangun ga ya? masalahnya posisinya emg nggak cocok buat anak sekecil aku sama Nadya...
Well, itu adalah cerita saat pengungsian. Hampir tiap hari makannya mie rebus atau mie goreng. Tapi seru ;)
Teringat Gempa 27 Mei 2006
Okaay mungkin sekarang blogku akan kuisi dengan cerita-cerita masa lampau. Ketika masih belum sekolah, TK, ataupun masih yaa pokoknya masih kecil. Ciap ciap.
Mendadak teringat masa-masa gempa 27 Mei 2006. Ya, pagi itu gempa 5,9 SR mengguncang D.I.Y dan sekitarnya. Menurut berita yang ada, guncangan paling kuat itu di daerah Bantul. Bantul. Itu kabupaten tempat tinggalku.
Waktu itu yaa aku sedikit lupa, sekitar jam 6an deh. Aku masih kelas 2SD. SDku kalau kelas 2 masuk jam 9. jadi bukan hal yg aneh kalo aku jam 6 masih tidur. sebenernya udh mau bangun. cuma males aja. hehehe. pertama-tama aku denger jendelaku bunyi sendiri. Kelas 2 aku lg parno-parnonya sama HANTU. dalam hati aku Sok berani, "Halah, ga takut sama hantu! paling mobilnya bapak lagi parkir." Aku lanjutin aja tuh tidur. ternyata aku bangun seketika, ngeliat di luar ga ada mobil parkir. Keparnoanku kambuh. AKU MENGIRA ADA HANTU DI JENDELA ITU. aku langsung loncat dari kasur berlari keluar rumah dan teriak-teriak "Ibu! Ibu!" bersama dengan teriakanku itu, gempa dahsyat mengguncang. Atap triplek lantai atas bisa aku lihat jelas ambruk. aquarium terdengar pecah. Komputer menunjukkan suara dia sudah jatuh. Aku terus lari lewat garasi. tepat aku keluar dari garasi, bata-bata atap garasi pada jatuh semua. Makasih ya Allah sudah menyelamatkanku. Hahaha, hal yang paling geli. keluar dari rumah aku lari entah kemana, tiba-tiba tetanggaku menggendongku. Yaa aku terima-terima aja, soalnya itu aku juga takut banget.
Setelah gempa itu, semua warga perumahanku tetep di luar. Duduk duduk, ada yang sibuk cari komunikasi. Dan, bodohnya aku. disaat-saat seperti itu aku masih mikirin sekolah. Rencana hari itu aku mau ndaftar lomba menggambar di tong sampah yang sekelompok sama Dhia dan Daniek. Aku merengek-rengek ke ibu buat telponin ibunya Dhia, suruh titipin buat ndaftarnya. Ibuku mau-mau aja. Setelah ditelpon, ternyata ibunya Dhia juga jelas ga bisa. Jelaslah, Jogja gempa. Yaudah aku melupakan lomba itu .__.
Beberapa jam kemudian, warga desa belakang masuk lewat pintu belakang perumahan, teriak teriak kalau ada air bah. "Air laut naik! Air laut naik! Air bah! Mau ada tsunami!" Semua orang Perumahan jelas kaget dan lari-lari. Ya sempat kami bertindak. Baru kami sadar seharusnya menggunakan mobil, bukan berlari. semua yang tadi udah setengah jalan sambil lari mendadak mbalik semua ambil mobil mereka masing-masing. hahaha.
Kemudian hampir semua orang perumahan ngungsi di Bukit Selarong, ga jauh dari perumahanku. (perumahanku dekat Bukit,Hutan,dan Sawah) Setelah beberapa jam menunggu ternyata kami sadar itu bohong. setelah polisi mengumumkan, "Itu hanya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. silahkan kembali dan amankan barang-barang kalian, terimakasih." Wow! kita tertipu. Yaudah pada balik semuuaa. nyelamatin barang. untung ada beberapa orang perumahan yang baik ngamanin barang-barang berharga ke Fasum... Yaa itu bagian 1 tentang gempa :D
Mendadak teringat masa-masa gempa 27 Mei 2006. Ya, pagi itu gempa 5,9 SR mengguncang D.I.Y dan sekitarnya. Menurut berita yang ada, guncangan paling kuat itu di daerah Bantul. Bantul. Itu kabupaten tempat tinggalku.
Waktu itu yaa aku sedikit lupa, sekitar jam 6an deh. Aku masih kelas 2SD. SDku kalau kelas 2 masuk jam 9. jadi bukan hal yg aneh kalo aku jam 6 masih tidur. sebenernya udh mau bangun. cuma males aja. hehehe. pertama-tama aku denger jendelaku bunyi sendiri. Kelas 2 aku lg parno-parnonya sama HANTU. dalam hati aku Sok berani, "Halah, ga takut sama hantu! paling mobilnya bapak lagi parkir." Aku lanjutin aja tuh tidur. ternyata aku bangun seketika, ngeliat di luar ga ada mobil parkir. Keparnoanku kambuh. AKU MENGIRA ADA HANTU DI JENDELA ITU. aku langsung loncat dari kasur berlari keluar rumah dan teriak-teriak "Ibu! Ibu!" bersama dengan teriakanku itu, gempa dahsyat mengguncang. Atap triplek lantai atas bisa aku lihat jelas ambruk. aquarium terdengar pecah. Komputer menunjukkan suara dia sudah jatuh. Aku terus lari lewat garasi. tepat aku keluar dari garasi, bata-bata atap garasi pada jatuh semua. Makasih ya Allah sudah menyelamatkanku. Hahaha, hal yang paling geli. keluar dari rumah aku lari entah kemana, tiba-tiba tetanggaku menggendongku. Yaa aku terima-terima aja, soalnya itu aku juga takut banget.
Setelah gempa itu, semua warga perumahanku tetep di luar. Duduk duduk, ada yang sibuk cari komunikasi. Dan, bodohnya aku. disaat-saat seperti itu aku masih mikirin sekolah. Rencana hari itu aku mau ndaftar lomba menggambar di tong sampah yang sekelompok sama Dhia dan Daniek. Aku merengek-rengek ke ibu buat telponin ibunya Dhia, suruh titipin buat ndaftarnya. Ibuku mau-mau aja. Setelah ditelpon, ternyata ibunya Dhia juga jelas ga bisa. Jelaslah, Jogja gempa. Yaudah aku melupakan lomba itu .__.
Beberapa jam kemudian, warga desa belakang masuk lewat pintu belakang perumahan, teriak teriak kalau ada air bah. "Air laut naik! Air laut naik! Air bah! Mau ada tsunami!" Semua orang Perumahan jelas kaget dan lari-lari. Ya sempat kami bertindak. Baru kami sadar seharusnya menggunakan mobil, bukan berlari. semua yang tadi udah setengah jalan sambil lari mendadak mbalik semua ambil mobil mereka masing-masing. hahaha.
Kemudian hampir semua orang perumahan ngungsi di Bukit Selarong, ga jauh dari perumahanku. (perumahanku dekat Bukit,Hutan,dan Sawah) Setelah beberapa jam menunggu ternyata kami sadar itu bohong. setelah polisi mengumumkan, "Itu hanya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. silahkan kembali dan amankan barang-barang kalian, terimakasih." Wow! kita tertipu. Yaudah pada balik semuuaa. nyelamatin barang. untung ada beberapa orang perumahan yang baik ngamanin barang-barang berharga ke Fasum... Yaa itu bagian 1 tentang gempa :D
Jumat, 14 Oktober 2011
Antara Sewon dengan Ndiro
Waktu itu hari Senin. Ada rencana kalo beberapa dari temen-temen kelas mau dikasih PU alias Pajak Ulangtahun yang diadakan oleh 4 orang anak sekaligus, yaitu Difa,Yola,Anggre,dan Puput di KFC. Kebetulan aku diundang. Awalnya aku mau ikut. Tapi berhubung udah 2x aku nggak les maka aku putuskan untuk -tidak jadi ikut-
Hebat... Ibuku hari itu nggak bisa jemput aku gara-gara pusing dan mau tidur biar sembuh. Aku bingung deh. Mau pulang naik apa aku? #pake muka lebay. hehehe. Daaan... akhirnya aku memutuskan untuk pulang sendiri pake kendaraan yang lewat di depan SMPku. Berarti ada 4 pilihan. Yang pertama naik Taksi = Mau bayar pake apaan aku kalo pake taksi .___. Yang kedua adalah TJ = Sama aja lama kalo itu. Muter-Muter sih. Mending nunggu ibu tidur terus dijemput. yang ke-3 adalah Bus Kota = Sedikit menakutkan,tapi nggak pake muter-muter. Langsung to the Bantul. Dan yang terakhir adalah BECAK = Stop, tidak mungkin aku naik yang ini -___- bukan,bukan gara-gara uang. Tapi kaki penarik becak ntar jadi gimana? Kan kasihan...
Well, Akhirnya aku memutuskan untuk naik Bus kota. Busnya udah lewat tuh di depan sekolah, buru-buru deh naik busnya.
Respon pertama kali naik itu bus dalam hati aku bilang "Waaw,beruntung dapet bus yang bersiih,sepi, dan luaas. bebas deh mau duduk dimana" Yaudah aku duduk. Waktu naik bus itu tu kerasa kayak aku adalah wisatawan yang lagi keliling-keliling Jogja naik bus(pariwisata)(ceritanya). Kaca di bus itu bening, enak buat mandang luar. Apalagi busnya juga nggak panas,sumpek,dan rame. Setelah lama ngeliat luar kernet nagih uang. Mendadak inget, kalo di bus kota mending kasih uang 1000, kalo kasih uang 2000 ntar kembaliannya 500. Yaudaah aku kasih deh 1000. Sadar udah mau sampe Jokteng aku mulai panik. Gimanaa caranya aku bilang kalo mau turun di Jokteng? Ntar jangan jangan udah mepet Jokteng aku baru bilang bus ngerem mendadak,terus kendaraan di belakang pada nabrak tu bus gimana? Trus ntar ditanya polisi gara-gara apa supir jawab gara-gara ngerem mendadak,kernet jawab gara-gara aku bilang mendadak,terus...#stop,ini hanya keparnoan saja# lanjut. Fiuuh untung Jokteng itu lumayan beken, alias banyak yang turun disitu. jadi nggak perlu tuh teriak teriak "Jokteng!" Abis turun dari bis jalur 2 itu aku bingung setengah mati. Mana jalur Bantulnyaaa? T,,T Ahaaa akhirnya nemu jalur Bantul ada di seberang jalan. Nyebrang deh. untung aja ada barengan nyebrang. Disitu ada 2 bus jalur Bantul. Jeng-Jeng. aku bingung mau naik yang mana. Karena apa? Karena semua bus KOSONG. Berarti semuanya bakalan berangkat sampai waktu yang lama. Akhirnya aku milih Bus yang paling belakang,bus yang ke-2. ALHAMDULILLAH,ada ibu-ibu disitu lagi tidur puleees banget. Nggak ada supir nggak ada kernet. Lhoh,itu ibu-ibunya kok berani sih? (O.o) Akhirnya aku duduk tenang,diem,tidak sabar ingin pulang. Sambil nunggu aku makan cemilan dulu. Setelah lamaa menunggu ibu-ibunya bangun. Nanya ke aku "Kidul nggih? Kidul?" Jleg,aku bingung jawab apa. Ini percakapannya :
"Kidul nggih?"
"Hah?"
"Niki kidul?"
"Hah? Em, Iya."
"Ooo... Yayaya"
...Hening...
"Iki isih suwe iki. Heleeh,kok yo nunggu suwi tenan. Sumuk tenan e."
"Wah,iya bu. Ini masih lama ya?"
"Yaa iya. Paling 10 menit lagi."
"Wah lama ya bu. Nunggu sampe penumpang berapa?"
"Yaa paling 5. 10 atau 15 menit lagi. Rumahnya mana mbak?"
"Sewon Bu"
"Hah? Sewon? Gene cuma Sewon."
(aku bingung,Maksudnya apa cuma Sewon? Bukannya masih jauh ya? #panik,jangan jangan aku salah naik bus!) "Ahahaha,iya bu."
Dan akhirnya bus jalan. Sampe deh ke Jokteng yang satunya lagi. #nggak hapal. Jokteng itu singkatan dari Pojok Beteng. Jadi di Jogja itu ada Beteng-beteng bekas dulu gitu... Karena di pojok,maka beteng-beteng yang di pojok dinamain Jokteng #pengertian yang ngawur. Busnya nunggu lagi. Lamaa banget. Makin banyak penumpang yang naik ke bus itu. Yang tadinya cuma berdua,jadi tidak berdua lagi. Rameeeee. Dan akhirnya bus jalan. Kernet nagih ke aku. aku kasih deh 2000. Kernet mukanya kayak heran gitu,mungkin aku kasih terlalu dikit,wkawkawka =)) akhirnya kernet nanya
"Ngandhap pundhi?"
(aku bimbang,ngandhap itu apa ya? Bingung, udah ada perkiraan sih kalo itu artinya turun) "Hah?"
"Ngandhap teng pundhi?"
"Sewon"
"Hah? Ngandhap pundhi?" (Kernet kayak nggak ngerti maksudku)
"Sewon pak"
(Kernet bingung setengah mati. Mukanya kayak menunjukkan muka heran. Dan akhirnya dia hanya menjawab) "Ooo..." (Mukanya masih bingung)
Aku bingung, apakah ada yang salah dengan kata Sewon dengan alamatku? -___-
Akhirnya aku perjelas lagi. "Itu lho pak. Ndiro." Tiba-tiba kernet langsung nunjukkin ekspresi ngerti. "Oalaaah,Ndiro to. Bilang dong." Nahlhoh, maksudnya apa? (O.o)
Setelah sampai di Ndiro aku diem. Ini nyebrang gimana ya? Rame banget jalannya. Kenapa nggak ada yang mau tiba-tiba berhenti terus mempersilahkan aku buat nyebrang? Hebat lagi kalo ada yang kasih karpet merah buat nyebrang #stop,ini mengkhayal,sangat. Akhirnya setelah aku melihat waktu sela. Aku lari sekencang-kencangnya untuk sampai ke seberang sana. Untung ada becak. akhirnya aku naik becak sampe ke Perumahan Pendowo Asri,rumahku.
Sampe dirumah ibuku nanya...
"Khan,tadi njawab apa waktu ditanya Kernet turun dimana?"
"Turun di Sewon."
"Weh! Ngawur kamu... Kalo kamu bilang di Sewon ntar kamu diturunin di Jalan Parangteritis gimana???"
"Hah? Kok bisa? Bukannya rumahku di Sewon ya Bu?"
"Heeh, ngawur, ini emang di Sewon tapi dimana-mana Sewon itu tepatnya di Jalan Parangteritis. Ntar kamu dikira salah jalur lho."
"Walaaaah,pantesan bu kok tadi kernetnya kayak bingung gitu. Ibu-ibu yang nanya aku juga ngomongnya agak bikin aku bingung. Hehehe,aku kira rumahku di Sewon. Untung aku bilang Ndiro."
"Yaa alhamdulillah gapapa. Untung kamu sampe rumah."
"Hehehe,iya dong."
DAN,akhirnya aku SADAR, Kenapa 2 orang itu bingung dan membuatku bingung ketika aku bilang rumahku di Sewon dan aku turun di Sewon. ternyata aku salah. Sewon itu bukan tempat aku turun. Justru Sewon nggak dilalui oleh jalur itu. Beruntung BANGET aku bisa sampe rumah. Hahaha, Ternyata Sewon dengan Ndiro itu tidak menyatu :P Ndiro memang di Sewon, tapi Ndiro tidak terkenal dengan Sewon,dan blabla #muter-muter.
Sekian dulu cerita Khansa tentang PERTAMA KALINYA pulang sendiri (sendiri,tanpa teman yang pulangnya sejalur) menggunakan bus kota (biasanya TJ,tapi nggak sendiri) Wahahaha... Beri selamat untuk Khansa.......... #krik. Okee okee... Terimakasih sudah baca :D
Hebat... Ibuku hari itu nggak bisa jemput aku gara-gara pusing dan mau tidur biar sembuh. Aku bingung deh. Mau pulang naik apa aku? #pake muka lebay. hehehe. Daaan... akhirnya aku memutuskan untuk pulang sendiri pake kendaraan yang lewat di depan SMPku. Berarti ada 4 pilihan. Yang pertama naik Taksi = Mau bayar pake apaan aku kalo pake taksi .___. Yang kedua adalah TJ = Sama aja lama kalo itu. Muter-Muter sih. Mending nunggu ibu tidur terus dijemput. yang ke-3 adalah Bus Kota = Sedikit menakutkan,tapi nggak pake muter-muter. Langsung to the Bantul. Dan yang terakhir adalah BECAK = Stop, tidak mungkin aku naik yang ini -___- bukan,bukan gara-gara uang. Tapi kaki penarik becak ntar jadi gimana? Kan kasihan...
Well, Akhirnya aku memutuskan untuk naik Bus kota. Busnya udah lewat tuh di depan sekolah, buru-buru deh naik busnya.
Respon pertama kali naik itu bus dalam hati aku bilang "Waaw,beruntung dapet bus yang bersiih,sepi, dan luaas. bebas deh mau duduk dimana" Yaudah aku duduk. Waktu naik bus itu tu kerasa kayak aku adalah wisatawan yang lagi keliling-keliling Jogja naik bus(pariwisata)(ceritanya). Kaca di bus itu bening, enak buat mandang luar. Apalagi busnya juga nggak panas,sumpek,dan rame. Setelah lama ngeliat luar kernet nagih uang. Mendadak inget, kalo di bus kota mending kasih uang 1000, kalo kasih uang 2000 ntar kembaliannya 500. Yaudaah aku kasih deh 1000. Sadar udah mau sampe Jokteng aku mulai panik. Gimanaa caranya aku bilang kalo mau turun di Jokteng? Ntar jangan jangan udah mepet Jokteng aku baru bilang bus ngerem mendadak,terus kendaraan di belakang pada nabrak tu bus gimana? Trus ntar ditanya polisi gara-gara apa supir jawab gara-gara ngerem mendadak,kernet jawab gara-gara aku bilang mendadak,terus...#stop,ini hanya keparnoan saja# lanjut. Fiuuh untung Jokteng itu lumayan beken, alias banyak yang turun disitu. jadi nggak perlu tuh teriak teriak "Jokteng!" Abis turun dari bis jalur 2 itu aku bingung setengah mati. Mana jalur Bantulnyaaa? T,,T Ahaaa akhirnya nemu jalur Bantul ada di seberang jalan. Nyebrang deh. untung aja ada barengan nyebrang. Disitu ada 2 bus jalur Bantul. Jeng-Jeng. aku bingung mau naik yang mana. Karena apa? Karena semua bus KOSONG. Berarti semuanya bakalan berangkat sampai waktu yang lama. Akhirnya aku milih Bus yang paling belakang,bus yang ke-2. ALHAMDULILLAH,ada ibu-ibu disitu lagi tidur puleees banget. Nggak ada supir nggak ada kernet. Lhoh,itu ibu-ibunya kok berani sih? (O.o) Akhirnya aku duduk tenang,diem,tidak sabar ingin pulang. Sambil nunggu aku makan cemilan dulu. Setelah lamaa menunggu ibu-ibunya bangun. Nanya ke aku "Kidul nggih? Kidul?" Jleg,aku bingung jawab apa. Ini percakapannya :
"Kidul nggih?"
"Hah?"
"Niki kidul?"
"Hah? Em, Iya."
"Ooo... Yayaya"
...Hening...
"Iki isih suwe iki. Heleeh,kok yo nunggu suwi tenan. Sumuk tenan e."
"Wah,iya bu. Ini masih lama ya?"
"Yaa iya. Paling 10 menit lagi."
"Wah lama ya bu. Nunggu sampe penumpang berapa?"
"Yaa paling 5. 10 atau 15 menit lagi. Rumahnya mana mbak?"
"Sewon Bu"
"Hah? Sewon? Gene cuma Sewon."
(aku bingung,Maksudnya apa cuma Sewon? Bukannya masih jauh ya? #panik,jangan jangan aku salah naik bus!) "Ahahaha,iya bu."
Dan akhirnya bus jalan. Sampe deh ke Jokteng yang satunya lagi. #nggak hapal. Jokteng itu singkatan dari Pojok Beteng. Jadi di Jogja itu ada Beteng-beteng bekas dulu gitu... Karena di pojok,maka beteng-beteng yang di pojok dinamain Jokteng #pengertian yang ngawur. Busnya nunggu lagi. Lamaa banget. Makin banyak penumpang yang naik ke bus itu. Yang tadinya cuma berdua,jadi tidak berdua lagi. Rameeeee. Dan akhirnya bus jalan. Kernet nagih ke aku. aku kasih deh 2000. Kernet mukanya kayak heran gitu,mungkin aku kasih terlalu dikit,wkawkawka =)) akhirnya kernet nanya
"Ngandhap pundhi?"
(aku bimbang,ngandhap itu apa ya? Bingung, udah ada perkiraan sih kalo itu artinya turun) "Hah?"
"Ngandhap teng pundhi?"
"Sewon"
"Hah? Ngandhap pundhi?" (Kernet kayak nggak ngerti maksudku)
"Sewon pak"
(Kernet bingung setengah mati. Mukanya kayak menunjukkan muka heran. Dan akhirnya dia hanya menjawab) "Ooo..." (Mukanya masih bingung)
Aku bingung, apakah ada yang salah dengan kata Sewon dengan alamatku? -___-
Akhirnya aku perjelas lagi. "Itu lho pak. Ndiro." Tiba-tiba kernet langsung nunjukkin ekspresi ngerti. "Oalaaah,Ndiro to. Bilang dong." Nahlhoh, maksudnya apa? (O.o)
Setelah sampai di Ndiro aku diem. Ini nyebrang gimana ya? Rame banget jalannya. Kenapa nggak ada yang mau tiba-tiba berhenti terus mempersilahkan aku buat nyebrang? Hebat lagi kalo ada yang kasih karpet merah buat nyebrang #stop,ini mengkhayal,sangat. Akhirnya setelah aku melihat waktu sela. Aku lari sekencang-kencangnya untuk sampai ke seberang sana. Untung ada becak. akhirnya aku naik becak sampe ke Perumahan Pendowo Asri,rumahku.
Sampe dirumah ibuku nanya...
"Khan,tadi njawab apa waktu ditanya Kernet turun dimana?"
"Turun di Sewon."
"Weh! Ngawur kamu... Kalo kamu bilang di Sewon ntar kamu diturunin di Jalan Parangteritis gimana???"
"Hah? Kok bisa? Bukannya rumahku di Sewon ya Bu?"
"Heeh, ngawur, ini emang di Sewon tapi dimana-mana Sewon itu tepatnya di Jalan Parangteritis. Ntar kamu dikira salah jalur lho."
"Walaaaah,pantesan bu kok tadi kernetnya kayak bingung gitu. Ibu-ibu yang nanya aku juga ngomongnya agak bikin aku bingung. Hehehe,aku kira rumahku di Sewon. Untung aku bilang Ndiro."
"Yaa alhamdulillah gapapa. Untung kamu sampe rumah."
"Hehehe,iya dong."
DAN,akhirnya aku SADAR, Kenapa 2 orang itu bingung dan membuatku bingung ketika aku bilang rumahku di Sewon dan aku turun di Sewon. ternyata aku salah. Sewon itu bukan tempat aku turun. Justru Sewon nggak dilalui oleh jalur itu. Beruntung BANGET aku bisa sampe rumah. Hahaha, Ternyata Sewon dengan Ndiro itu tidak menyatu :P Ndiro memang di Sewon, tapi Ndiro tidak terkenal dengan Sewon,dan blabla #muter-muter.
Sekian dulu cerita Khansa tentang PERTAMA KALINYA pulang sendiri (sendiri,tanpa teman yang pulangnya sejalur) menggunakan bus kota (biasanya TJ,tapi nggak sendiri) Wahahaha... Beri selamat untuk Khansa.......... #krik. Okee okee... Terimakasih sudah baca :D
Senin, 10 Oktober 2011
February Song - Josh Groban
Where has that old friend gone
Lost in a February songTell him it won't be long
Til he opens his eyes, opens his eyes
Where is that simple day
Before colors broke into shades
And how did I ever fade
Into this life, into this life
And I never want to let you down
Forgive me if I slip away
When all that I've known is lost and found
I promise you I, I'll come back to you one day
Morning is waking up
And sometimes it's more than just enough
When all that you need to love
Is in front of your eyes
It's in front of your eyes
And I never want to let you down
Forgive me if I slip away
Sometimes it's hard to find the ground
Cause I keep on falling as I try to get away
From this crazy world And I never want to let you down
Forgive me if I slip away
When all that I've known is lost and found
I promise you I, I'll come back to you one day
Where has that old friend gone
Lost in a February song
Tell him it won't be long
Til he opens his eyes
Opens his eyes
Film-Film Bermutu India
Beberapa orang ngira film India itu terlalu "gimanaaa" gitu. Jadi beberapa juga dari orang-orang yang nggak tertarik buat ngeliat film-film India. Menurutku, ada beberapa film India yang sangat bermutu,mengagumkan,dan mempunyai kualitas yang sangat bagus. Mulai dari percintaannya yang nggak terlalu menonjol sampai kemasuk akalan cerita.Aku emang baru nonton film India 5 kali. Dan ke-5 film itu menurutku bagus semua...
> Dan... Film India pertama yang aku tonton adalah 3 IDIOTS. Pemain utama di 3 Idiots adalah Aamir Khan. Ganteng,keren,Waw. hahaha. Pertama kali aku lihat Aamir Khan,aku kira dia umurnya masih 20an. EH, ternyata umurnya lebih dari 40 tahun :O! Padahal mukanya bener-bener masih keliatan muda. W-A-W. Film 3 Idiots ini bener-bener bisa bikin ketawa sampai perut pegel,dan juga bisa bikin air mata nangis sampai nggak bisa dibendung,hahaha. Sungguh, film yang satu ini emang bagus banget! Geregetnya dapet. Kalo liat film ini kadang kalo lagi adegan tegang bisa ikut mukul-mukul tangan sendiri saking geregetannya. percintaan? Nggak terlalu ditonjolkan,walau emang film ini percintaan antara Rancho dan Phia sering diliatin... Film 3 Idiots itu sangat menginspiratif. Mulai dari perjuangan mencari ilmu,persahabatan,percintaan,keteguhan,dan-lain-lain. Durasi film 3 Idiots emang lama. 2 jam lebih. Tapi bisa bikin perut pegel gara-gara ketawa sering-sering. Durasi film 3 Idiots emang lama. 2 jam lebih. Tapi bisa bikin mata keliatan sembab gara-gara nangis #tapi aku nggak sampe kayak bengkak sih .__. abis banyak lucunya. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D
> Film kedua yang aku tonton adalah My Name is Khan. Filmnya keren :') bercerita tentang orang islam yang hidup di Amerika. Pemeran utamanya adalah Syahrukh Khan #maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan nama. Daaan... dia adalah lelaki yang mempunyai penyakit #aduh apa ya. Pokoknya otaknya agak nggak normal gitu deh. Di Amerika dia akhirnya nikah sama janda punya anak cowok beragama buddha/hindhu gitu. tapi akhirnya anaknya meninggal T^T Huaaaaaa... Film yang satu ini juga bisa bikin mata sembab. Malah lebih sembab dari 3 Idiots. Lebih banyak moment moment yang mengharukan deh... Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film ketiga yang aku tonton adalah Paa. Emm, menurutku film ini idenya baguuus banget. Tapi durasi film ini bentar. Aku heran,aku nonton ini kok nggak nangis ya :/ padahal harusnya nangis #siapa yang mengharuskan coba. Ide cerita difilm ini baguuus banget. Ceritanya ada anak kena kelainan, jadi dia keliatan tua, padahal dia masih kecil lho... sampai akhirnya dia meninggal. Karena emang dari kecil udah dicap kalo umurnya nggak bakalan panjang... hiks. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film yang keempat adalah TARE ZAMEEN PAR. W-A-W, film yang satu ini bener-bener KEREN BANGET. #ULANG. KEREN BANGET. Hehehe. Pemain utamanya Darsheel Safary dan Aamir Khan. Filmnya bener-bener menyentuh hati banget =( Bisa bikin aku nangis padahal adegan yang bikin nangis sebelumnya udah nggak ada. CUMAN gara-gara aku ngeliat peran utamanya (namanya Ishaan) masih duduk diem. Huwaaah bagus banget deh filmnya. Ceritanya Ishaan punya penyakit dyslexia#maaf kalo tulisan salah. Yaitu penyakit nggak bisa baca gara-gara yaa dia nggak bisa mbedain antara ucapan sama tulisan. Padahal keluarganya adalah keluarga yang pintar... Dan, disini aku melihat ada artis India yang manis B-) Yaituu... #tettoretooteet TANAY CHEDA. Senyumnya dia itu maniis banget. Disana dia jadi sahabatanya Ishaan (Namanya Rajan) waktu Ishaan di asrama. Dia nggak pernah ngejek Ishaan kayak temen-temennya yang lain. Ishaan selalu mau sama Rajan. Rajan kalo jalan selalu pake bantuan tongkat. Nggak tau tuh kakinya kenapa. Pokoknya harus pake tongkat. Bapaknya Ishaan orangnya keras tapi sebenarnya SAYAAANG banget sama Ishaannya. Bapaknya juga bisa nangis lho... Dan ternyata Aamir Khanlah yang menolong Ishaan dari penyakitnya itu. Diajarin tu Ishaan dari 0. dari nulis huruf yang bener. Sampe nulis angka dari 0 juga. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film kelima yang aku tonton berjudul SLUMDOG MILLIONAIRE, aku nonton ini awalnya nggak terlalu lengkap. Tapi kata kakakku, itu nyeritain tentang Jamal, orang terkaya di India. Menceritakan bagaimana kehidupan Jamal sebelum jadi orang terkaya di India. Mulai dari dia kecil, sampai dia besar. Kecilnya Jamal itu jadi pengemis kecil, gelandangan, tinggal di tempat kumuh sama teman-temannya. Peran utama difilm itu Jamal, DAN ada THANAY CHEDA main jadi Jamal umur emmm sekitar 10-12 tahun deh disitu. Trus Jamal punya kakak, namanya Salim. Juga temen perempuannya yang sangat ia cintai, namanya Latika. Tapi Jamal sama Latika sempet terpisah waktu mereka bertiga (Jamal,Salim,dan Latika) mau melarikan diri dari tempat penculikan anak-anak gelandangan buat diambil organ tubuhnya. Tapi akhirnya bertemu lagi dan untungnya Latika masih hidup dan organnya nggak ilang satupun. Yaa ceritanya panjang,bagus,mengesankan. Nggak bikin nangis sih menurutku. Tapi bikin hati kita berkata W-A-W mengesankan. Dia dapet uang 20 juta rupee gara-gara ikut program acara #yang dulu juga sempet beken di Indonesia# yaitu "Who Wants to be a Millionaire" dia bisa njawab pertanyaan gara-gara kehidupannya dia yang sangat panjang itu ada sangkut pautnya dengan pertanyaannya. Jamal bisa mengingat-ingat apa yang pernah dia lihat dan alami. Sampai ke hal-hal yang nggak penting. Dan soal terakhirnya,dia cuma jawab asal. Dan hasilnya benar. Haduuh,bagus banget deh filmnya. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
Yaaa ke 5 film itu menurutku BAGUS BANGET... :D Makasih udah bacaa... Sekian dulu promosi #eh bukan promosi ding# Yaa hampir sama kayak promosi =B tapi bukan promosi~
> Dan... Film India pertama yang aku tonton adalah 3 IDIOTS. Pemain utama di 3 Idiots adalah Aamir Khan. Ganteng,keren,Waw. hahaha. Pertama kali aku lihat Aamir Khan,aku kira dia umurnya masih 20an. EH, ternyata umurnya lebih dari 40 tahun :O! Padahal mukanya bener-bener masih keliatan muda. W-A-W. Film 3 Idiots ini bener-bener bisa bikin ketawa sampai perut pegel,dan juga bisa bikin air mata nangis sampai nggak bisa dibendung,hahaha. Sungguh, film yang satu ini emang bagus banget! Geregetnya dapet. Kalo liat film ini kadang kalo lagi adegan tegang bisa ikut mukul-mukul tangan sendiri saking geregetannya. percintaan? Nggak terlalu ditonjolkan,walau emang film ini percintaan antara Rancho dan Phia sering diliatin... Film 3 Idiots itu sangat menginspiratif. Mulai dari perjuangan mencari ilmu,persahabatan,percintaan,keteguhan,dan-lain-lain. Durasi film 3 Idiots emang lama. 2 jam lebih. Tapi bisa bikin perut pegel gara-gara ketawa sering-sering. Durasi film 3 Idiots emang lama. 2 jam lebih. Tapi bisa bikin mata keliatan sembab gara-gara nangis #tapi aku nggak sampe kayak bengkak sih .__. abis banyak lucunya. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D
> Film kedua yang aku tonton adalah My Name is Khan. Filmnya keren :') bercerita tentang orang islam yang hidup di Amerika. Pemeran utamanya adalah Syahrukh Khan #maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan nama. Daaan... dia adalah lelaki yang mempunyai penyakit #aduh apa ya. Pokoknya otaknya agak nggak normal gitu deh. Di Amerika dia akhirnya nikah sama janda punya anak cowok beragama buddha/hindhu gitu. tapi akhirnya anaknya meninggal T^T Huaaaaaa... Film yang satu ini juga bisa bikin mata sembab. Malah lebih sembab dari 3 Idiots. Lebih banyak moment moment yang mengharukan deh... Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film ketiga yang aku tonton adalah Paa. Emm, menurutku film ini idenya baguuus banget. Tapi durasi film ini bentar. Aku heran,aku nonton ini kok nggak nangis ya :/ padahal harusnya nangis #siapa yang mengharuskan coba. Ide cerita difilm ini baguuus banget. Ceritanya ada anak kena kelainan, jadi dia keliatan tua, padahal dia masih kecil lho... sampai akhirnya dia meninggal. Karena emang dari kecil udah dicap kalo umurnya nggak bakalan panjang... hiks. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film yang keempat adalah TARE ZAMEEN PAR. W-A-W, film yang satu ini bener-bener KEREN BANGET. #ULANG. KEREN BANGET. Hehehe. Pemain utamanya Darsheel Safary dan Aamir Khan. Filmnya bener-bener menyentuh hati banget =( Bisa bikin aku nangis padahal adegan yang bikin nangis sebelumnya udah nggak ada. CUMAN gara-gara aku ngeliat peran utamanya (namanya Ishaan) masih duduk diem. Huwaaah bagus banget deh filmnya. Ceritanya Ishaan punya penyakit dyslexia#maaf kalo tulisan salah. Yaitu penyakit nggak bisa baca gara-gara yaa dia nggak bisa mbedain antara ucapan sama tulisan. Padahal keluarganya adalah keluarga yang pintar... Dan, disini aku melihat ada artis India yang manis B-) Yaituu... #tettoretooteet TANAY CHEDA. Senyumnya dia itu maniis banget. Disana dia jadi sahabatanya Ishaan (Namanya Rajan) waktu Ishaan di asrama. Dia nggak pernah ngejek Ishaan kayak temen-temennya yang lain. Ishaan selalu mau sama Rajan. Rajan kalo jalan selalu pake bantuan tongkat. Nggak tau tuh kakinya kenapa. Pokoknya harus pake tongkat. Bapaknya Ishaan orangnya keras tapi sebenarnya SAYAAANG banget sama Ishaannya. Bapaknya juga bisa nangis lho... Dan ternyata Aamir Khanlah yang menolong Ishaan dari penyakitnya itu. Diajarin tu Ishaan dari 0. dari nulis huruf yang bener. Sampe nulis angka dari 0 juga. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
> Film kelima yang aku tonton berjudul SLUMDOG MILLIONAIRE, aku nonton ini awalnya nggak terlalu lengkap. Tapi kata kakakku, itu nyeritain tentang Jamal, orang terkaya di India. Menceritakan bagaimana kehidupan Jamal sebelum jadi orang terkaya di India. Mulai dari dia kecil, sampai dia besar. Kecilnya Jamal itu jadi pengemis kecil, gelandangan, tinggal di tempat kumuh sama teman-temannya. Peran utama difilm itu Jamal, DAN ada THANAY CHEDA main jadi Jamal umur emmm sekitar 10-12 tahun deh disitu. Trus Jamal punya kakak, namanya Salim. Juga temen perempuannya yang sangat ia cintai, namanya Latika. Tapi Jamal sama Latika sempet terpisah waktu mereka bertiga (Jamal,Salim,dan Latika) mau melarikan diri dari tempat penculikan anak-anak gelandangan buat diambil organ tubuhnya. Tapi akhirnya bertemu lagi dan untungnya Latika masih hidup dan organnya nggak ilang satupun. Yaa ceritanya panjang,bagus,mengesankan. Nggak bikin nangis sih menurutku. Tapi bikin hati kita berkata W-A-W mengesankan. Dia dapet uang 20 juta rupee gara-gara ikut program acara #yang dulu juga sempet beken di Indonesia# yaitu "Who Wants to be a Millionaire" dia bisa njawab pertanyaan gara-gara kehidupannya dia yang sangat panjang itu ada sangkut pautnya dengan pertanyaannya. Jamal bisa mengingat-ingat apa yang pernah dia lihat dan alami. Sampai ke hal-hal yang nggak penting. Dan soal terakhirnya,dia cuma jawab asal. Dan hasilnya benar. Haduuh,bagus banget deh filmnya. Yang belum nonton mending nonton aja filmnya,beli kaset CD/DVDnya :D #mengulang promosi.
Yaaa ke 5 film itu menurutku BAGUS BANGET... :D Makasih udah bacaa... Sekian dulu promosi #eh bukan promosi ding# Yaa hampir sama kayak promosi =B tapi bukan promosi~
Sabtu, 08 Oktober 2011
Diary of a Wimpy Kid
Yaa mau bagi-bagi informasi aja tentang buku dan film favoritku... Buku favoritku adalah buku karangan Jeff Kinney yang berjudul "Diary of a Wimpy Kid" kalo di Bahasa Indonesia sih Diari si Bocah Tengil. Kok bisa tengil ya? Padahal waktu di translate film itu Wimpy itu lemah. Ah, nggak tau deh maksudnya sama apa enggak.
Nah, itu tu bukunya. kalo yang gambar di atas sih buku yang versi luar negerinya. Pokoknya buku itu keren deh. Buku Diari si Bocah Tengil udah ada sampai yang ke 5. daan, aku.... belum lengkap -__- masih ada 1 yang aku belum punya. Yaitu yang terakhir! yang warna ungu. Susaaah, tiap ke toko buku pasti stocknya abis -,- padahal aku dah punya yang terakhir,jadi bukan versi cerita. Tapi kayak kita berkreasi sendiri di buku itu. Buku yang satu itu buku yang dari luar negeri. jadi belum diterjemahin ke bahasa Indonesia. juga belum diterbitin dalam bahasa Indonesia. tapi harganya mahal -__- yang penting punya! :D seneng seneng seneng. Huh,tapi aku pengen dapet yang ke 5... biar lengkap sudah koleksi bukuku itu. yaAllah, kapaaan? :( ahahaha...
Nah,Diary of a Wimpy Kid di luar negeri juga udah difilmin lhoh... Judulnya tetep sama yaitu "Diary of a Wimpy Kid"
Itu dia filmnya. Aku ngefaaaans sama pemain utamanya, yaitu Zachary Gordon. Aaaa keren deh. Zach berperan menjadi Greg Heffley yaitu si wimpy kidnya itu... filmnya keren. Santai banget. Tapi mengasyikkan.
<3 Diary of a Wimpy Kid <3
Nah, itu tu bukunya. kalo yang gambar di atas sih buku yang versi luar negerinya. Pokoknya buku itu keren deh. Buku Diari si Bocah Tengil udah ada sampai yang ke 5. daan, aku.... belum lengkap -__- masih ada 1 yang aku belum punya. Yaitu yang terakhir! yang warna ungu. Susaaah, tiap ke toko buku pasti stocknya abis -,- padahal aku dah punya yang terakhir,jadi bukan versi cerita. Tapi kayak kita berkreasi sendiri di buku itu. Buku yang satu itu buku yang dari luar negeri. jadi belum diterjemahin ke bahasa Indonesia. juga belum diterbitin dalam bahasa Indonesia. tapi harganya mahal -__- yang penting punya! :D seneng seneng seneng. Huh,tapi aku pengen dapet yang ke 5... biar lengkap sudah koleksi bukuku itu. yaAllah, kapaaan? :( ahahaha...
Nah,Diary of a Wimpy Kid di luar negeri juga udah difilmin lhoh... Judulnya tetep sama yaitu "Diary of a Wimpy Kid"
Itu dia filmnya. Aku ngefaaaans sama pemain utamanya, yaitu Zachary Gordon. Aaaa keren deh. Zach berperan menjadi Greg Heffley yaitu si wimpy kidnya itu... filmnya keren. Santai banget. Tapi mengasyikkan.
<3 Diary of a Wimpy Kid <3
Minggu, 11 September 2011
Blog Baruuu
Yeee akhirnya bisa coba-coba bikin blog. walau awalnya bener-bener enggak tau caranya gimana...
Yaa,semoga aja blogku ini bermanfaat lahir dan batin,cieilah. hahaha.
Bingung juga blognya mau diisi apa. Binguuung -__- Mau nulis pengalaman hidup? nggak begitu menarik. Perjalanan hidup? Naik turun. Yaa yang ada dipikiran aja deh ya.
Mikir mikir mikir mikir mikir,mau diisi apa yaaa... hummmm
Yaa,semoga aja blogku ini bermanfaat lahir dan batin,cieilah. hahaha.
Bingung juga blognya mau diisi apa. Binguuung -__- Mau nulis pengalaman hidup? nggak begitu menarik. Perjalanan hidup? Naik turun. Yaa yang ada dipikiran aja deh ya.
Mikir mikir mikir mikir mikir,mau diisi apa yaaa... hummmm
Langganan:
Postingan (Atom)

















